Amanat Nasional Lembata Sayangkan Pengrusakan Pandan Pantai Mingar

Senin, 13 Juli 2020 10:13 Dibaca 175x
Amanat Nasional Lembata Sayangkan Pengrusakan Pandan Pantai Mingar
Fransisikus Limawai Koban, S.Fil Ketua Partai Amanat Nasional Kabupaten Lembata saat berada dilokasi pasir putih Mingar Sabtu, 11 Juli 2020/BapaKita.id
SHARE THIS:

Mingar, BapaKIta.id – Partai Amanat Nasional dibawa kepemimpinan Fransisikus Limawai Koban, S.Fil sangat menyayangkan kejadian penggerusan pasir dan pembatatan pohon – pohon pandan (Pandanus tectorius) yang usianya ratusan tahun bahkan lebih yang jumlahnya lebih dari 100 pohon di wilayah pesisi lokasi wisata pasir putih Mingar dan sekitarnya yang koondisnya sangat memprihatinkan.

Hal itu dikemukakan Fransisikus Limawai Koban, S.Fil dalam kunjungan hari Sabtu, 11 Juli 2020 bersama rombongan Rombongan yang terdiri Ketua Partai Kebangkitan Bangsa Simeon Lake Odel, Ketua Partai Gerindra Kabupaten Lembata Vianey K. Burin, juga ikut anggota aktivis Forum Peduli Resiko Resiko Bencana, anggota bidang hukum Wahli Indonesia Provinsi NTT, dan Komunitas Peduli Lingkungan Hewan, Hutan dan Tumbuhan serta Keanekaragaman Hayati.

PAN sangat menyayangkan penggusuran tanaman Pandan mengunakan alat berat yg sudah sekian lama menjaga pantai Mingar dari abrasi dan membuat pasir pantai Mingar putih berkilau. PAN mendesak Pemerintah untuk mempertimbangkan semua rencana pembangunan dengan mengutamakan penghormatan dan penjagaan terhadap lingkungan.

Sikap hormat dan menjaga kelestarian lingkungan harus menjadi bagian penting dan utama dari setiap proses pembangunan. Anomali cuaca yg tidak menentu akibat pengrusakan kelestarian lingkungan harus menjadi pertimbangan utama ketika pemerintah ingin melakukan pembangunan yang menyentuh langsung aspek lungkungan hidup dan kelestarian hayati, jelas Fery Koban

Fransisikus Limawai Koban, S.Fil mengatakan ”PAN jangan berharap, sepanjang pantai Mingar itu harus ditanami Pandan agar pasir putihnya terawat dan abrasi bisa dicegah. PAN mendesak Pemerintah untuk stop membangun dengan merusak lingkungan” tegasnya.

Kita juga mau supaya jangan ada konflik social yang terjadi dimasyarakat jika kebijakan pemerintah tidak mengedepankan pendekatan dan harapan masyarakat banyak.  Negara hadir untuk memberi kenyamanan karena  Undang – undang sudah jelas mengatur dan menjadi bagian dari amanat rakyat itu sendiri.

 

Dalam kesempatan tersebut ketua PAN Lembata itu melihat secara langsung pengerusakan wilayah pantai pasir putih dan area pantai dibelakang SDK Mingar yang tidak jauh dan area yang dirusak untuk rencana pembangunan fasilitas lapangan Volly Pantai yang menurutnya tidak terlalu penting dan belum tepat dibangun diwilayah Desa Pasir Putih Mingar Kecamatan Nagawutun Kabupaten Lembata. BapaKita.id