Partai Kebangkitan Bangsa Kecam Pengerusakan Pandan Pantai Mingar

Senin, 13 Juli 2020 05:51 Dibaca 504x
Partai Kebangkitan Bangsa Kecam Pengerusakan Pandan Pantai Mingar
Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Lembata Simeon Lake Odel didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lembata Ibrahim Begu dan Bapilu DPW PKB Provinsi NTT saat Rakerda PKB Lembata beberapa waktu lalu/BapaKita.id
SHARE THIS:

Mingar, BapaKita.id – Partai Kebangkitan Bangsa secara Nasional telah mempunyai konsesus yang menjadi kesepakatan bersama yang harus diikuti oleh seluruh penurus dan anggota serta simpatisan PKB yaitu partai hijau (green party) yang harus peka pentingnya kesadaran dan kepedulian lingkungan demi kerberlangsungan kehidupan di bumi.

Hal itu harus diikuti dengan tindakan nyata dalam kehidupan kesehaharian setia kader Partai Kebangkitan Bangsa itu sendiri dasar itulah Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa Simeon Lake Odel dalam lawatan selama 2 pada hari Sabtu sampai hari Minggu, 11 dan 12 Juli 2020 bersama rombongan yang memantau langsung koondisi pengerusakan pandan pantai (Pandanus tectorius)yang dalam beberapa hari terahir menyedot perhatian publik di Desa Pasir Putih Mingar Kecamatan Nagawutun Kabupaten Lembata.

Simeon Lake Odel mengatakan yang dilakukan Yosep Boli Muda sebagai kader Partai Kebangkitan Bangsa adalah tindakan yang benar sesuai dengan warna dan ruh dari Partai Kebangkitan Bangsa  itu sendiri dengan melakukan protes atas tindakan pengerusakan ekosistem pohon pandan pantai dan ikutannya yang ada di pantai Mingar ini yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Lembata di Desa Pasir Putih Minggar saat diwawancar media ini dilokasi wisata Pantai Pasir Putih Mingar.

Apa yang dilakukan Yos Boli Muda sebagai kader Partai Kebangkitan Bangsa sudah tepat, harkat dan martabat lokal harus dihargai dan dihormati sesuai dengan undang – undang dan itu ada dalam amanat dan batang tubuh Undang – Undang No 6 Tahun 2002 tentang Desa, bagimana mungkin kita mengkangkangi dan memberhangus kehidupan masyarakat lokal yang menyatu dengan tradisi dan alam kehudupan disekitanya” terang Simeon Lake Odel

 

“Sekarang Kita dan anda lihat sendirkan koondisnya seperti apa tumbuhan pandan laut dan ikutan lainya yang ada sekarang semua sudah hancurkan?bagaimana mungkin tumbuhan pandan laut yang usianya sudah ratusan tahun bahkan lebih ini digusur demi pembangunan dengan tidak mengedepankan berbagai aspek dan rencana serta pendekatan kearifan lokal dimasyarakat Desa Pasir Putih Mingar ini.

Semua sudah hancur pandan laut yang berfungsi memahan abrasi dan gelombang laut yang tinggi benteng pertahanan jika terjadinya Tzunami dan tempat bertelurnya penyu habis dibabat dengan mengunakan alat berat ini adalah tindakan yang keliru dan sangat brutal yang sangat memungkinkan sebagai tindakan kejahatan lingkungan kehutanan dan keanekaragaman hayati yang ada diwilayah ini kerusakan ini lebih dari 100 pohon pandan lebih belum termasuk ekosistem tumbuhan dan pohon lainya” ujar Simeon Lake Odel dengan nada geram dan kesal sambil mengukur berapa luas Panjang dan lebar wilayah yang dirusak didamping Yos Boli Muda.

Lebih lanjut Simeon Lake Odel mengatakan” Kita tidak beropini liar dan mau mengelabuhi masyarakat Desa Pasir Putih Mingar dan Masyarakat Lembata juga Indonesia atas tindakan pengerusakan ini, saya kesini ingin melihat lebih dekat dan mendukung sikap yang dilakukan kader Partai Kebangkitan Bangsa  Yos Boli Muda yang juga anak asli kampung ini.

PKB meneguhkan diri sebagai Partai hijau (Green Party), Artinya PKB siap mengawal setiap kebijakan terkait Pelestarian lingkungan.

Melestarikan lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Komitmen ini harus disosialisasikan kepada seluruh umat. Filosofinya “Hutan adalah rambut, air adalah darahnya, bumi adalah dagingnya dan pohon adalah akarnya” Bumi harus tetap terbungkus, jangan ditelanjangi, kami butuh air dan hutan tetap lestari. Publik harus kita sadarkan kembali betapa pentingnya melestarikan lingkungan. Kita harus waspada terhadap Bencana alam yang sering terjadi belakangan ini.  Paling sering terjadi adalah bencana banjir dan longsor, karena pohon-pohon ditebang seenaknya tanpa memikirkan akibat bagi kelangsungan hidup ekosistem. Padahal, pohon-pohon besar berfungsi untuk menyerap air hujan dan penahan tanah didaerah perbukitan.

Yosep Boli Muda saat mendampingi Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Lembata Simeon Lake Odel mengatakan” sebagai kader partai saya siap mengawal dan melakukan apa yang menjadi amanat partai sesuai dengan sikap dan warna partai itu sendiri selaku anggota DPRD dan juga Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa serta anak Desa Pasir Putih Mingar yang saya lakukan adalah sikap tegas karna apa pengerusakan ini tidak direncanakan dengan matang dan melalui pendekatan yang matang dengan mengedepankan kearifan lokal.

“Bagaimana mungkin warga banyak yang tidak tau dan saya sendiri juga tidak tau kapan dilakukan pendekatan kepada warga karna ingat dilokasi ini bukan tempat biasa pantai ini bagi kami adalah benteng kami untuk bertahan hidup, kami sudah terbiasa dengan tingginya gelombang pasang yang naik dan itu turun temurun yang kami rasakan setiap tahun, di tempat ini kami bermain, kami cari ikan dan kami punya tradisi yang sangat kami hormati dan menjadi kehudupan kami adalah taradisi nale dan ritus itu juga ada di pantai ini”ungkap Yos Boli Muda yang biasa di panggil Yobom.

Lebih lanjut Yos Boli Muda mengatakan” memang pasca pengerusakan ini saya mengajak warga untuk melakukan penanaman ulang pandan itu tapi kita tidak bisa berharap banyak dan tidak semudah mengembalikan telapak tangan kita berharap apa yang dilakukan Kembali atas sikap tegas saya ini dapat mengembalikan kehidupan seperti sediah kala.

Kedepannya jika pemerintah daerah melakukan pengembangan pembangunan bersama masyarakat desa harus bisa menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan kehidupan lainya yang sangat berkelanjutan dalam kehidupan masyarakat loka, kita tidak mau hak dan kehidupan masyarakat dirampok.

Inilah tugas kita untuk menjaga lingkungan hidup. Karena merawat pepohonan adalah bentuk implementasi Hablum minal alam. Umat manusia berkewajiban untuk hablum minal alam, dengan mendayagunakan alam sebaik mungkin. Bukan mengeksploitasi”ujarnya.

 

Rombongan yang ikut dalam kunjungan tersebut  terdiri dari  ketua Partai Gerindra Kabupaten Lembata Vianey K. Burin, Ketua Partai PAN Kabupaten Lembata Fransiskus Limawai Koban dan dalam kunjungan tersebut juga ikut anggota aktivis Forum Pengurangan Resiko Bencana, anggota bidang hukum Wahli Indonesia Provinsi NTT, dan Komunitas Peduli Lingkungan Hewan, Hutan dan Tumbuhan serta Keanekaragaman Hayati. BapaKita