Gelar Ngoce, Abner Raya Ajak PMKRI Kupang Adaptasi Dengan Zaman

Minggu, 08 Maret 2020 02:44 Admin Web Dibaca 443x
Gelar Ngoce, Abner Raya Ajak PMKRI Kupang Adaptasi Dengan Zaman
Foto: Suasana saat Ngobrol Cerdas di Marga Juang pada sabtu, 7 Maret 2020 (Dok. Pribadi)
SHARE THIS:

Kupang - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang santu Fransiskus Xaverius menggelar Ngobrol Cerdas (Ngoce) dengan tema "Posisi PMKRI di era Revolusi Industri 4.0". Diskusi ini digelar pada Sabtu (7/2/2020) yang bertempat di Marga Juang 63, Kelurahan Naikoten Kota Kupang.

Abner Raya Midara, Dosen Ilmu Komunikasi Fisip Undana mengatakan di era milenial ini semua kegiatan telah dikuasai oleh teknologi. Era sekarang ini merupakan era milenal, mungkin ada lagi generasi alfa ditahun berikutnya dan seterusnya. Pada suatu titik tertentu, harus adanya generasi yang berbeda dengan generasi sebelumnya.

"Kader PMKRI di era ini mestinya berpikir dan bertindak inovatif dan kreatif. Selain itu metode yang di tawarkan PMKRI, harus beradaptasi dengan tuntutan zaman saat ini. Misalkan gerakan saat ini harus berkolaborasi antara gerakan di jalan dengan gerakan melalui media sosial. Selain itu juga, metode gerakan dan pembinaan PMKRI harus berlandaskan ajaran sosial gereja sebagai kekuatan tiap kader perhimpunan", Ungkap mantan Ketua Presidium PMKRI Cabang Surabaya.

Menanggapi hal tersebut Ketua Presidium PMKRI Cabang Kupang, Adrianus Oswin Goleng mengatakan saat ini ada kegelisahan tersendiri dari gerakan mahasiswa.

"Saya mempunyai ketakutan akan pudarnya gerakan jalan jika gerakan melalui media juga semakin meraja lela. Oleh karena itu, harus ada kolaborasi gerakan jalanan dan gerakan media sosial yang baik dan harus sejalan", ungkap Oswin.

Presidium IT PMKRI Cabang Kupang, Alfons making kepada media ini mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dari presidium IT. Diskusi ini diselenggarakan berangkat dari perkembangan teknologi yang kian pesat.

"Saat ini kita telah memasuki era revolusi industri 4.0, tentunya PMKRI sebagai organ gerakan harus mempersiapkan diri dalam menghadapi era ini. Tentunya, secara lembaga PMKRI harus berbenah sesuai tuntutan zaman", ungkapnya.

Untuk diketahui bahwa diskusi ini melibatkan pengurus dan anggota PMKRI Cabang Kupang yang berjumlah kurang lebih 20-an orang. (TH)