Pria Kampung Dilantik Menjadi Abdi Negara

Sabtu, 22 Februari 2020 20:47 Dibaca 2515x
Pria Kampung Dilantik Menjadi Abdi Negara
Serda Leonardus Ama Lasan pose bersama kedua orangtua dan keluarga usai acara pelantikan
SHARE THIS:

Lewoleba - Panggilan menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) adalah suatu kebanggan sebab TNI merupakan bentengnya NKRI.

Seorang pria kampung dari pulau Lembata tepatnya Desa Jontona yang sedari kecil telah memiliki cita-cita menjadi anggota TNI. Dialah serda Leonardus Ama Lasan. Pria kelahiran Baopukang (Ile Ape Timur), 6/11/1997.

Kondisi geografis wilayah desa Jontona membentuknya sejak kecil menjadi seorang pria tangguh. Tumbuh dari kehidupan keluarga yang pas-pasan. Ayahnya hanyalah seorang petani ladang dan ibunya pun hanya mengurus rumah membuat dirinya tak kenal putus asa. 

Semangat untuk mengapai cita-citanya pun tak didukung dengan kondisi kehidupan keluarganya. Usai menyelesaikan pendidikan SMP di SMP Satap Waiwaru Desa Tonadara Kecamatan Ile Ape Timur, Ia pun tidak bisa melanjutkan ke pendidikan menengah karena kondisi keuangan keluarganya.

Pria bungsu dari 7 bersaudara ini pun tak putus asa. Dirinya bekerja selama satu tahun sebagai pembersih mutiara untuk mengumpulkan duit guna melanjutkan pendidikan menengah.

Setelah setahun bekerja, dia pun hijrah ke Kota Kupang guna melanjutkan pendidikan menengah. Tepatnya di SMA Swasta Ki Hajar Dewantoro Kupang dirinya menimbah ilmu. Selama menempuh pendidikan menengah, Ia bergabung pada satuan Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Provinsi NTT.

Selain bergabung di TAGANA Ia pun bergabung pada organisasi Angkatan Muda Mahasiswa Pelajar Asal Ile Ape (AMMAPAI) - Kupang.

Usai menyelesaikan pendidikan SMA, beliau mendaftar dan mengikuti tes TNI AL pada tahun 2018. Namun, dirinya gagal dalam tes psiko. Hal ini yang membuat beliau merasa putus asa. Namun, berkat dorongan dan dukungan keluarga Ia tetap semangat dan kembali mengadu nasib. 

Karena kehidupan keluarga yang pas-pasan sehingga beliau tak melanjutkan pendidikan tinggi. Dirinya pun merantau ke Bali bersama kakak sepupunya Maria Imaculata Mosa dan iparnya bli wayan sebagai pekerja buruh serabutan selama kurang lebih setahun lamanya.

Karena niatan untuk mengapai cita-citanya, Ia kembali ke Kupang untuk mendaftar dan mengikuti tes TNI-AD. Namun, lagi-lagi dirinya gagal. Tak merasa putus asa, dirinya kembali mempersiapkan diri dan mendaftarkan kembali pada TNI AD untuk kedua kalinya dan dinyatakan lulus.

Beliau pun mengikuti pendidikan selama kurang lebih 3 bulan di Bali. Dan akhirnya hari ini Sabtu, (22/02/2020) pagi, dirinya dilantik menjadi abdi negara dengan pangkat Sersan Dua (Serda) oleh pangdam Udayana Bali.

"Menjadi seorang prajurit TNI adalah suatu pilihan kebanggaan dan suatu kehormatan serta merupakan tugas suci dan mulia. Setiap prajurit TNI senantiasa siap sedia mengorbankan jiwa dan raganya, demi menjaga kedaulatan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ungkap Lasan, kepada media ini via pesan WhatApps.

Lebih lanjut, dirinya pun mengucapkan syukur dan terima kasih kepada sang pencipta atas berkat dan anugerah yang diterimanya. Selain itu, dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan semua pihak yang telah dengan caranya masing-masing telah mendoakan dan memberi dukungan kepadanya.

"Saya akan jaga amanah ini dalam tugas dan karya saya selanjutnya. Teruntuk keluarga dan sahabat kenalan, doakan saya selalu dalam tugas saya selanjutnya", harap Lasan, putera dari bapak Mikhael Hali dan ibu Tresia Tuto. (TH/bapakita)