Komunitas Sekola Gembira Tawarkan Model Pembelajaran Baru di Lembata

Selasa, 18 Februari 2020 22:53 Admin Web Dibaca 863x
Komunitas Sekola Gembira Tawarkan Model Pembelajaran Baru di Lembata
Pertemuan perdana di kedai Zapatista, Lembata/Foto: Abdul Gafur Zarabity
SHARE THIS:

LEWOLEBA - Senin, 17 Februari 2020 puluhan pelajar dari MTS. Negeri II Lembata dan MAS Nubatukan melakukan pertemuan bersama relawan pendidikan luar sekolah yang diinisiasi oleh Sekola Gembira. 

Pertemuan Sekola Gembira tersebut dimulai sekitar jam 15.00 hingga pukul 17.00 WITA di Kedai Zapatista Wangatoa Bawah,  Kota Lewoleba dengan agenda penempatan peserta Sekola Gembira pada kelas atau fokus belajar dan penyusunan rencana belajar.

Menurut Idris,  salah satu inisiator sekaligus Kepala Sekola Gembira, kegiatan tersebut adalah awal dari gerakan pendidikan luar sekolah dan literasi di Kabupaten Lembata.

Ia mengatakan,  Sekola Gembira adalah sebuah komunitas belajar yang akan menawarkan proses belajar yang menggembirakan dan tidak monoton layaknya proses belajar pada bangku sekolah formal," katanya. 

"Ini adalah pertemuan perdana komunitas kami. Kedepannya, bersama adik-adik, sekolah dasar,  menengah pertama, dan atas,  kami akan berkolaborasi untuk menemukan kecenderungan dan kegembiraan masing-masing agar belajar menjadi proses yang sederhana dan menggembirakan semua pesertanya,"  ungkapnya.

"Kalau di sekolah formal ruangnya terbatas, maka di sini, akan lebih luwes dan luas," tambahnya.

Idris menjelaskan bahwa Sekola Gembira juga memiliki kelas atau fokus belajar di antaranya kelas Teknologi Informasi, Kebangsaan,  Lingkungan, Seni dan Sastra,  Bahasa Inggris,  dan Agama. Semua kelas tersebut akan dikemas bersama di Sekola Gembira secara partisipatif agar dapat menemukan model pembelajaran yang menyenangkan sehingga mudah dicerna oleh peserta. 

"Kami memiliki 6 kelas belajar diantaranya,  IT,  Kebangsaan,  Lingkungan, Bahasa Inggris, Seni Sastra,  Agama. Semua kelas akan diampuh oleh masing-masing satu relawan. Terutama dalam proses pembelajarannya akan di kemas agar partisipatif fan menarik sehingga menyenangkan dan mudah di pahami," tuturnya. 

"Kedepannya,  Sekola Gembira secara partisipatif akan mengevaluasi setiap aktivitasnya sehingga dapat selalu memperbaharui model dan proses belajar komunitas itu guna kemajuan dan keberlanjutan Sekolah Gembira," pintanya.

"Kami langsung tancap gas. Besok, sekolah

Gembira mengawali proses belajar pada kelas Teknologi Informasi", tutupnya. (EB/BapaKita.Id)