Mahasiswa KKN Harus Menjadi Garam dan Terang Dunia

Selasa, 18 Februari 2020 00:09 Admin Web Dibaca 619x
Mahasiswa KKN Harus Menjadi Garam dan Terang Dunia
Pose Bersama RD Eman Kase usai misa perutusan
SHARE THIS:

Kupang, bapakita.id - Mahasiswa/i angkatan XVIII Sekolah Tinggi Pastoral Keuskupan Agung Kupang hari ini dilepaskan untuk melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata di setiap paroki Sekeuskupan Agung Kupang yang diawali dengan misa perutusan, Aula Sto. Petrus STIPAS KAK, Senin17 Februari 2020.

Misa pelepasan KKN tahun Akademik 2019/2020 mengangkat tema"Jadilah Garam dan Terang Dunia". Pelepasan Mahasiswa/i KKN tahun Akademik 2019/2020 diawali dengan misa perutusan yang dipimpin oleh RD. Emanuel B. Kase.

Dalam homili RD. Emanuel B. Kase menegaskan KKN merupakan bentuk implementasi pengetahuan dengan keadaan ril kehidupan bersama umat dan masyarakat. Sebagai calon guru agama dan katekis KKN merupakan tahap yang harus dilewati dalam rangka menciptakan keseimbangan atara pengetahun secara teoritis dan keterampilan.

Lanjut RD.Emanuel B. Kase, semua harus siap di tempatkan dimana saja, karena semua pasti ada tantangan. Hadapi itu dengan senyum dan jangan pernah mundur tetapi berani dan tekun serta selalu buka diri.

Sementara ketua LP2M Petrus Tamelab, S.Fil. M.Th dalam arahan menyampaikan kepada Mahasiswa/i KKN bahwa KKN sebagai wahana belajar. Belajar apa yang ditemukan, dan bagikan apa yang telah pelajari di Lembaga STIPAS KAK sehingga ada timbal balik.

Lanjut Petrus Tamelab, pake panduan yang direncana sehingga terarah. Ke tempat KKN bawah nama Lembaga bukan nama pribadi, semoga dapat meninggalkan hal-hal baik dalam kelompok sasaran dan jangan menuntut pelayanan lebih dalam  kehidupan bersama umat dan masyarakat.

Ketua Program Studi Maria Lidya Ngongo, M.Th sebelum membacakan SK penempatan Dosen Pendamping KKN dan  tempat KKN. Mengharapkan kepada Mahasiswa/i KKN tahun Akademi 2019/2020 semoga apa yang telah diulang dalam pembekalan KKN menjadi pegangan dalam berpastoral.

Lanjut Maria Lidya Ngongo juga mengharapkan ketekunan dalam segala hal, terima itu semua sebagai pemberian yang Allah berikan sendiri. Dimana kita diutus untuk pergi mewartakan sabda Allah, maka jaga nama baik Lembaga dan jaga nama baik nama Pribadi. (Valo/bapakita)