Desa Peduli Buruh Migran

Minggu, 01 Januari 2017 12:08 Superadmin Dibaca 122x
Desa Peduli Buruh Migran
Menteri Tenaga Kerja RI, Hanief Dakhiri di dampingi Penjabat Bupati Lembata Dr. Sinun Manuk dalam peluncuran Desbumi(foto:ist)
SHARE THIS:

Lembata Menjadi Contoh Pelayanan dan Perlindungan Buruh Migran "Negara harus hadir memberikan pelayanan dan perlindungan kepada Buruh Migran di Luar Negeri." Demikian ditegaskan oleh Menteri Tenaga Kerja RI, Hanief Dakhiri dalam sambutannya pada Launching DESA PEDULI BURUH MIGRAN (DESBUMI) di Desa Tagawiti, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Selasa,30 Agustus 2016 .

Untuk diketahui, DESBUMI merupakan program kerja sama antara Australian Aid, MAMPU Indonesia, Migrant Care dan YKS. Program ini memperjuangkan isu-isu Buruh Migran terkhusus pelayanan dan perlindungan hak-hak Buruh Migran termasuk perlindungan terhadap keluarga Buruh Migran. Dalam kesempatan yang sama, Menteri Hanief menyatakan bahwa dalam rangka pelayanan dan perlindungan Buruh Migran maka desa harus menjadi pusat data dan informasi, pusat pelayanan dokumen, pusat edukasi dan pusat pemberdayaan masyarakat.

"Pelayanan dan perlindungan terhadap BMI sangat dibutuhkan karena kontribusi BMI melalui remitansi kepada negara sangat besar tetapi negara belum maksimal memberikan perlindungan kepada BMI itu. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain adalah pola migrasi menggunakan calo yang sangat menggiurkan masyarakat sehingga para calon BMI cendrung mengabaikan ketentuan dan persayaratan yang berlaku. Ini kemudian muncullah tindak pidana perdagangan manusia yang kini marak di Nusa Tenggara Timur."

Demikian Menteri Hanief Dakhiri menegaskan kembali pernyataan Direktrsi Migrant Care Indonesia, Ibu Anis Hidaya. Pada akhir sambutannya Menteri Hanief Dakhiri mengharapkan Launching DESBUMI ini harus menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di Indonesia. "Lembata menjadi contoh yang baik dalam usaha pelayanan dan pelindungan Buruh Migran. Kehadiran DESBUMI harus dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat untuk kesejahteraan terutama untuk keamanan dan kenyamanan bermigrasi ke luar negeri. Pergilah dengan perlindungan dan keterampilan, kembalilah dengan kesejahteraan." Demikian akhir sambutan Menteri Tenaga Kerja RI disambut tepuk tangan meriah.